Jakarta | PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memfasilitasi penyaluran bonus bagi atlet dan pelatih yang meraih medali pada Asian Games ke-20 dan Asian Para Games ke-5. Dukungan ini menjadi bagian dari kerja sama BRI dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dalam menyalurkan apresiasi pemerintah kepada para penerima. Melalui fasilitasi tersebut, bonus disalurkan langsung ke rekening masing-masing penerima, sehingga proses pembayaran dapat dilakukan melalui layanan perbankan.
Hingga 28 Oktober 2026, sebanyak 219 rekening penerima telah difasilitasi. Estimasi keseluruhan bonus yang akan disalurkan mencapai Rp158 miliar. Angka tersebut mencerminkan besarnya penghargaan yang diberikan kepada atlet dan pelatih atas capaian mereka dalam ajang olahraga tingkat Asia. Penyaluran melalui rekening juga memungkinkan dana diterima secara langsung oleh pihak yang berhak, berdasarkan data penerima yang dikelola dalam koordinasi BRI dan Kemenpora.
Dalam skema ini, BRI berperan mendukung kebutuhan transaksi untuk proses penyaluran, sementara Kemenpora menjadi mitra pemerintah yang berkoordinasi terkait pemberian bonus. Kerja sama tersebut menghubungkan proses administrasi penetapan penerima dengan layanan rekening, agar dana dapat disalurkan secara terarah. Fasilitasi 219 rekening menjadi bagian dari pelaksanaan penyaluran, sementara nilai total Rp158 miliar masih dinyatakan sebagai estimasi per tanggal yang disebutkan.
Bonus ditujukan kepada atlet dan pelatih peraih medali dari kedua ajang tersebut. Dengan penyaluran melalui rekening penerima, penghargaan dapat diteruskan tanpa harus dibagikan secara tunai dalam satu kegiatan. Mekanisme ini juga mendukung pencatatan transaksi dan memberikan jalur penerimaan yang jelas bagi para penerima. BRI dan Kemenpora bekerja sama dalam pelaksanaannya, dengan tujuan memastikan penyaluran berjalan sesuai data dan ketentuan yang berlaku.
Fasilitasi tersebut menegaskan kontribusi layanan perbankan dalam mendukung program apresiasi bagi insan olahraga. Bagi para atlet dan pelatih, bonus merupakan bentuk penghargaan atas prestasi yang diraih di Asian Games ke-20 dan Asian Para Games ke-5. Sementara itu, informasi mengenai jumlah rekening dan estimasi nilai penyaluran memberikan gambaran mengenai skala pelaksanaan program per 28 Oktober 2026. Proses pembayaran dilakukan melalui rekening penerima sebagai jalur penyaluran yang disepakati dalam kerja sama BRI dan Kemenpora.
Alokasi rekening untuk penyaluran bonus atlet dan pelatih yang berprestasi di Asian Games 2026 mencakup 117 rekening. Jumlah tersebut terdiri atas 87 rekening bagi atlet dan 30 rekening bagi pelatih. Untuk kelompok ini, nilai bonus diperkirakan sekitar Rp61 miliar. Angka tersebut merupakan estimasi alokasi, bukan jumlah final yang telah ditetapkan atau diterima setiap penerima. Rincian rekening menunjukkan cakupan penerima, sedangkan nilai akhir dapat bergantung pada ketentuan bonus dan hasil penetapan resmi. Karena itu, estimasi total perlu dibedakan dari besaran yang nantinya dibagikan secara individual.
Kelompok penerima bonus Asian Para Games 2026 dialokasikan sebanyak 102 rekening. Rinciannya meliputi 65 atlet dan 37 pelatih. Estimasi nilai bonus untuk kelompok ini berada di kisaran Rp97 miliar. Seperti halnya alokasi Asian Games, angka tersebut menggambarkan perkiraan nilai keseluruhan, bukan kepastian nominal final. Pembagian rekening berdasarkan kategori penerima membantu menjelaskan siapa saja yang masuk dalam cakupan penyaluran, tetapi tidak dengan sendirinya menunjukkan bahwa setiap atlet atau pelatih memperoleh jumlah yang sama. Penetapan nominal per orang mengikuti mekanisme dan ketentuan yang berlaku.
Dengan demikian, kedua ajang memiliki alokasi rekening dan estimasi bonus yang berbeda: Asian Games 2026 mencakup 117 rekening dengan perkiraan sekitar Rp61 miliar, sementara Asian Para Games 2026 mencakup 102 rekening dengan perkiraan sekitar Rp97 miliar. Secara keseluruhan, terdapat 219 rekening yang diperuntukkan bagi 152 atlet dan 67 pelatih. Angka gabungan tersebut merangkum jumlah rekening dan komposisi penerima dari kedua kelompok, bukan pengganti rincian masing-masing ajang. Estimasi totalnya sekitar Rp158 miliar, tetapi nilai ini tetap perlu dipahami sebagai perkiraan. Informasi tersebut memberi gambaran skala fasilitasi bonus tanpa mengaburkan perbedaan estimasi anggaran dan angka final penyaluran.
Penyerahan bonus bagi atlet peraih prestasi di Asian Games dan Asian Para Games berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 29 Oktober 2026. Acara tersebut diselenggarakan di hadapan Presiden Prabowo Subianto. Kehadiran Presiden menempatkan penyerahan penghargaan itu dalam agenda resmi di lingkungan Istana Negara, sementara para undangan yang hadir mencakup perwakilan pemerintah dan jajaran pimpinan BRI.
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir turut hadir dalam acara tersebut. Dari BRI, hadir Direktur Utama Hery Gunardi, Direktur Commercial Banking Alexander Dippo Paris Y. S., serta SEVP Institutional Business Suyitno. Nama dan jabatan para pejabat ini mencerminkan keterlibatan unsur pemerintah bidang olahraga bersama pimpinan bank dalam kegiatan penyerahan bonus. Seluruh rangkaian berlangsung pada lokasi dan tanggal yang sama, yakni Istana Negara di Jakarta pada Kamis, 29 Oktober 2026.
Dalam acara itu, BRI memfasilitasi bonus dengan nilai total Rp158 miliar untuk atlet Asian Games dan Asian Para Games. Penyerahan di hadapan Presiden menjadi bagian dari penyampaian apresiasi kepada para atlet atas capaian mereka dalam ajang olahraga tersebut. Kehadiran Erick Thohir dan para perwakilan BRI berlangsung dalam konteks kegiatan yang sama, bukan agenda terpisah. Dengan demikian, penjelasan mengenai penyerahan bonus ini mencakup nilai yang difasilitasi, penerima yang dituju, serta pihak-pihak yang hadir.
Informasi mengenai tempat, waktu, dan peserta penting untuk memberikan konteks yang jelas tentang kegiatan tersebut. Istana Negara, Jakarta, menjadi lokasi penyerahan; Kamis, 29 Oktober 2026, merupakan tanggal pelaksanaannya; dan Presiden Prabowo Subianto hadir menyaksikan acara. Erick Thohir mewakili unsur pemerintah bidang pemuda dan olahraga, sedangkan Hery Gunardi, Alexander Dippo Paris Y. S., dan Suyitno hadir dari BRI sesuai jabatan masing-masing. Rincian ini menggambarkan siapa yang hadir tanpa mengubah fakta mengenai pelaksanaan penyerahan bonus.
Erick Thohir menyampaikan apresiasi atas perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap perjuangan dan kesejahteraan atlet Indonesia. Perhatian tersebut dinilai mencerminkan kepedulian negara kepada para atlet yang telah menjalani proses panjang untuk mencapai prestasi di tingkat internasional. Dalam pandangan Erick, upaya atlet tidak hanya terlihat pada hasil pertandingan, tetapi juga mencakup disiplin, pengorbanan waktu, latihan yang konsisten, serta komitmen untuk membawa nama Indonesia. Dukungan terhadap kesejahteraan mereka menjadi bagian dari penghargaan atas kontribusi tersebut. Pernyataan ini menempatkan perhatian Presiden sebagai pengakuan terhadap kerja keras atlet, baik di ajang Asian Games maupun Asian Para Games. Melalui perhatian itu, negara menunjukkan bahwa perjuangan para atlet mendapat tempat dalam kebijakan dan penghargaan publik. Apresiasi Erick disampaikan sejalan dengan pemberian bonus bagi atlet yang telah berjuang dalam kedua ajang tersebut.
Menurut Erick, bonus yang diberikan bukan sekadar bentuk dukungan materi, melainkan penghormatan negara kepada atlet yang telah mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Penghargaan itu berkaitan dengan usaha para atlet dalam menjalankan persiapan dan menghadapi kompetisi, serta hasil yang mereka capai untuk Indonesia. Dalam konteks tersebut, bonus menjadi salah satu cara untuk menyatakan bahwa kontribusi atlet diakui. Pemberian penghargaan juga memperlihatkan bahwa perjuangan mereka memperoleh perhatian dari pemerintah. Erick mengaitkan apresiasi ini dengan komitmen untuk memperhatikan kesejahteraan atlet, sehingga pengakuan tidak berhenti pada keberhasilan di arena pertandingan. Perhatian terhadap kondisi atlet dan penghargaan atas prestasi menjadi bagian dari pesan yang disampaikan melalui pemberian bonus.
Baca juga: Update Terkini Klasemen Asian Games 2026: Indonesia Mengalami Penurunan Peringkat | Duel Seru Ganda Putra di Semifinal Asian Games 2026 | Keberhasilan Rahmat Erwin: Emas dan Rekor Dunia di Asian Games 2026










