Cerita Penyelamatan Penumpang Kapal Terombang-ambing di Laut Aru

Cerita Penyelamatan Penumpang Kapal Terombang-ambing di Laut Aru

Kabupaten Kepulauan Aru | Diterbitkan: 10 October 2026, 14:11 WIB Tim SAR gabungan mengevakuasi 27 dari 41 penumpang kapal kayu yang dilaporkan mati mesin di sekitar Perairan Pulau Fatudjuring, Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku. Kapal kayu bermuatan 41 penumpang kapal mati mesin di dekat Pulau Fatudjuring.

Data lain dalam laporan menunjukkan Tim SAR mengevakuasi 27 orang pada malam hari. Operasi berlangsung pada malam hari usai laporan kondisi membahayakan jiwa diterima dari pihak keluarga. Menurut Arafah, kapal mengalami kerusakan mesin sekitar pukul 11.00 WIT. Informasi kondisi membahayakan jiwa tersebut kemudian dilaporkan keluarga ke USS Dobo pada pukul 19.15 WIT untuk meminta bantuan pencarian dan pertolongan. Tim SAR gabungan kemudian dikerahkan menggunakan Rigit Inflatable Boat (RIB) menuju lokasi dengan jarak kurang lebih 15 mil laut arah Barat Daya," ujar Arafah.

Bacaan Lainnya

Informasi lain yang berkaitan dengan peristiwa tersebut mencakup Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ambon Muhamad Arafah menjelaskan keberangkatan kapal sejak pagi. Upaya perbaikan telah dilakukan awak kapal, namun mesin tidak juga menyala sehingga kapal terombang-ambing dan hanyut di laut. Menindaklanjuti laporan itu, Arafah menyebut pengerahan unsur SAR menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB). Setelah berkoordinasi di lokasi, keputusan evakuasi diambil untuk sebagian penumpang.

Ia menuturkan, "Kapal kayu tersebut dilaporkan bertolak dari Pelabuhan Dobo, Ibu Kota Kabupaten Kepulauan Aru sekitar pukul 09.30 WIT dengan tujuan Desa Ngaiguli di Kecamatan Aru Selatan," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ambon Muhamad Arafah di Ambon, Sabtu (10/10). Dari hasil koordinasi tim dengan awal kapal, sebanyak 27 orang penumpang dan sejumlah anak-anak dievakuasi kembali menuju Kota Dobo sementara 14 orang penumpang lainnya memilih menunggu kapal lainnya untuk ditarik menuju Desa Fatujuring," kata dia. Dengan jarak pandang terbatas di malam hari, tim menempuh perjalanan sekitar dua jam. Pada pukul 21.50 WIT, kapal kayu tersebut berhasil ditemukan dalam kondisi terombang-ambing di tengah laut. Arafah menambahkan, seluruh penumpang selamat berjumlah 41 orang. Pada pukul 00.08 WIT, tim SAR gabungan tiba di Pelabuhan Dobo dengan 27 penumpang dan mereka telah diserahkan kepada pihak keluarga.

Pos terkait