KOTA SURABAYA, JAWA TIMUR — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 24 September 2026, Pemerintah Kota Surabaya baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka akan memperpanjang pendaftaran untuk seleksi calon anggota direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Pendaftaran ini bertujuan untuk mengisi posisi penting dalam lima BUMD yang ada di wilayah Surabaya, dengan harapan dapat menarik individu dengan kompetensi dan pengalaman yang memadai dalam mengelola perusahaan milik daerah.
Proses pendaftaran yang dibuka mulai tanggal 26 September 2026 hingga 5 Oktober 2026 ini merupakan langkah strategis dalam rangka meningkatkan kinerja BUMD serta memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian lokal. Melalui seleksi yang ketat dan transparan, Pemerintah Kota Surabaya berharap dapat menemukan kandidat yang tidak hanya memiliki kualifikasi yang tepat, tetapi juga visi dan misi yang sejalan dengan tujuan pengembangan daerah.
Calon peserta seleksi diharapkan memiliki latar belakang pendidikan dan pengalaman yang relevan dengan posisi yang dilamar. Hal ini penting untuk memastikan bahwa anggota direksi yang terpilih dapat menghadapi tantangan dan kompleksitas yang ada dalam pengelolaan BUMD. Selain itu, proses seleksi ini juga akan mempertimbangkan aspek kemampuan manajerial, serta keterampilan dalam merespons dinamika industri yang selalu berkembang.
Dengan adanya perpanjangan waktu pendaftaran ini, diharapkan semakin banyak profesional berkualitas yang berminat untuk berkompetisi dalam seleksi ini. Melalui pengumuman yang disampaikan oleh Pemerintah Kota Surabaya, semoga dapat menginformasikan secara luas kepada masyarakat bahwa kesempatan ini terbuka bagi semua, serta mendorong partisipasi publik dalam memilih calon yang terbaik untuk memimpin BUMD di Surabaya.
Pendaftaran untuk posisi direksi baru di lima Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Surabaya sedang berlangsung, dengan jadwal perpanjangan hingga bulan Oktober. Dalam seleksi ini, terdapat berbagai jabatan yang ditawarkan yang penting untuk pengelolaan dan pengembangan masing-masing perusahaan daerah. Salah satu posisi yang paling dicari adalah direktur utama di Perumda Kebun Binatang Surabaya. Posisi ini memegang tanggung jawab penting dalam memimpin pengelolaan kebun binatang yang berorientasi pada pelayanan publik dan pelestarian lingkungan.
Di samping Perumda Kebun Binatang Surabaya, PT Pasar Surya juga membuka lowongan untuk posisi-posisi kunci. Direksi di PT Pasar Surya diharapkan dapat memberikan inovasi dalam pengelolaan pasar tradisional yang ada, memaksimalkan potensi ekonomi lokal, dan meningkatkan layanan kepada pedagang serta pengunjung. Hal ini diharapkan dapat memperkuat pengalaman berbelanja di pasar dan menarik lebih banyak pengunjung.
Selain itu, PT Rumah Potong Hewan juga mencari kandidat untuk posisi penting dalam manajemen operasionalnya. Position ini dituntut untuk memahami regulasi dan aspek pengelolaan yang berkaitan dengan sektor peternakan dan pengolahan daging, yang berperan penting dalam menjaga kualitas produk serta keberlanjutan usaha.
Tak kalah pentingnya, BPR Surya Artha Utama juga membutuhkan pimpinan baru yang mampu mengelola lembaga keuangan ini dengan baik. Direksi di lembaga keuangan dituntut untuk memiliki pemahaman yang mendalam mengenai analisis risiko serta pengelolaan portofolio yang berkelanjutan. Mereka harus dapat mengembangkan produk keuangan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan meningkatkan aksesibilitas layanan keuangan bagi publik.
Semua posisi ini memainkan peran krusial dalam meningkatkan kinerja dan inovasi BUMD di Surabaya, sedangkan kandidat yang terpilih diharapkan dapat membawa perubahan positif dan berkontribusi pada pengembangan ekonomi daerah.
Dalam upaya untuk mengisi posisi direksi baru Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Surabaya, Kepala Bagian Perekonomian menjelaskan bahwa proses seleksi dirancang untuk menilai kesiapan calon dari berbagai aspek. Penilaian ini tidak hanya memerlukan kualifikasi akademis yang memadai, tetapi juga pengalaman yang relevan dalam bidang manajemen serta kemampuan dalam mengambil keputusan strategis. Dengan demikian, calon diharapkan mampu beradaptasi dengan tantangan yang dihadapi oleh BUMD saat ini.
Proses seleksi diadakan melalui beberapa tahapan. Tahapan pertama adalah seleksi administrasi, di mana dokumen lamaran dan rekam jejak calon dicek secara menyeluruh untuk memastikan bahwa mereka memenuhi kriteria yang telah ditetapkan. Selain itu, tes psikologi juga dilaksanakan untuk menilai kepribadian dan kemampuan calon dalam bekerja di lingkungan yang dinamis.
Setelah lolos dari tahapan awal, calon akan menjalani presentasi. Pada tahap ini, mereka diharuskan untuk mempresentasikan visi dan misi mereka terkait dengan pengelolaan BUMD. Presentasi ini merupakan kesempatan bagi calon untuk menunjukkan kemampuan komunikasi dan kepemimpinan mereka. Selanjutnya, calon juga akan terlibat dalam focus group discussion, yang bertujuan untuk mengukur kompetensi serta kemampuan bersistem dalam berkolaborasi dengan pihak lain.
Melalui keseluruhan tahapan ini, diharapkan akan terpilih sosok yang tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga memiliki kapasitas untuk membawa BUMD menuju keberhasilan dengan pendekatan yang inovatif dan strategis. Proses seleksi yang komprehensif ini mencerminkan upaya untuk memilih pemimpin yang benar-benar dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan ekonomi daerah.
Proses seleksi untuk calon direksi baru BUMD Surabaya terdiri dari berbagai tahapan yang dirancang untuk memastikan bahwa individu yang terpilih memiliki kapasitas manajerial dan visi strategis yang memadai. Setiap tahap bertujuan untuk mengevaluasi keterampilan dan kompetensi peserta secara menyeluruh.
Tahap awal dari seleksi biasanya mencakup pengumpulan berkas dan dokumen pendukung. Peserta diharapkan untuk mengirimkan CV, surat lamaran, serta dokumen yang menunjukkan pengalaman kerja terbaik mereka. Proses ini adalah penentu awal untuk menyaring calon berdasarkan kualifikasi dan rekam jejak yang dimiliki.
Setelah fase pengumpulan dokumen, tahapan berikutnya adalah serangkaian wawancara. Wawancara ini dapat dilakukan secara individual maupun panel, di mana peserta akan berinteraksi dengan tim penilai yang terdiri dari anggota komisaris dan pihak berkepentingan lainnya. Tujuan wawancara adalah untuk memahami lebih jauh motivasi dan pemahaman calon tentang pengelolaan BUMD, serta kemampuan mereka untuk beradaptasi dengan tantangan yang ada di dalam sektor publik.
Selain wawancara, peserta juga akan melalui penilaian kemampuan manajerial dan kepemimpinan. Ini dapat melibatkan studi kasus di mana peserta diminta untuk memberikan solusi atas situasi yang biasanya dihadapi oleh BUMD. Metode ini bertujuan untuk mengukur keterampilan analitis dan kemampuan pengambilan keputusan calon.
Akhirnya, penilaian akhir akan melibatkan presentasi oleh para calon di mana mereka harus menyampaikan visi dan misi mereka untuk pengembangan BUMD Surabaya. Kelayakan mereka sebagai calon direksi akan ditentukan berdasarkan penampilan di setiap tahap dan kemampuan untuk menyampaikan ide-ide inovatif yang memiliki dampak positif pada perkembangan perusahaan milik daerah yang beroperasi di Surabaya.










