JAKARTA, DKI JAKARTA — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 9 Oktober 2026, Sara Wijayanto dan Demian Aditya akhirnya menyampaikan pernyataan langsung mengenai perpisahan mereka. Pernyataan tersebut disampaikan melalui unggahan di media sosial yang ditujukan kepada para penggemar tayangan YouTube yang dipandu Sara. Keduanya menyampaikan kabar itu pada Kamis (8/10), setelah melewati perjalanan panjang dalam kehidupan bersama.
Dalam pernyataannya, Sara menjelaskan bahwa keputusan tersebut tidak diambil secara tiba-tiba. Ia menyebut bahwa dirinya dan Demian telah beberapa kali berupaya mempertahankan rumah tangga yang mereka jalani. Berbagai usaha itu menjadi bagian dari perjalanan panjang sebelum keduanya akhirnya sampai pada keputusan untuk menjalani kehidupan secara terpisah.
Sara mengatakan bahwa mereka sepakat untuk berpisah secara baik-baik. Pernyataan tersebut disampaikan dengan cara yang ditujukan kepada para penggemar, terutama penonton tayangan YouTube yang selama ini mengikuti aktivitas dan cerita yang dibagikan melalui kanal tersebut. Ia menyampaikan keputusan itu secara langsung agar kabar mengenai hubungan mereka dapat diterima dari penjelasan yang diberikan oleh keduanya.
Demian juga menyampaikan bahwa mereka pada akhirnya memilih untuk berjalan masing-masing. Pernyataan itu menegaskan adanya kesepakatan Sara dan Demian dalam menghadapi keputusan perpisahan tersebut. Setelah perjalanan panjang dan beberapa kali mencoba mempertahankan rumah tangga, keduanya menyatakan pilihan untuk melanjutkan kehidupan melalui jalan masing-masing, dengan perpisahan yang disepakati secara baik-baik.
Demian Aditya menegaskan bahwa keputusan untuk berpisah dengan Sara Wijayanto tidak dilatarbelakangi oleh kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Ia juga membantah adanya orang ketiga dalam hubungan mereka. Penjelasan tersebut disampaikan untuk meluruskan berbagai dugaan yang beredar sekaligus memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai alasan di balik perceraian mereka.
Menurut Demian, perpisahan itu merupakan keputusan yang diambil setelah melalui pertimbangan bersama. Tidak terdapat kekerasan dalam rumah tangga selama mereka menjalani hubungan. Keterangan tersebut penting disampaikan agar persoalan pribadi keduanya tidak dipahami secara keliru atau dikaitkan dengan isu yang tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya.
Meski telah memilih jalan masing-masing, Sara dan Demian tetap memiliki perasaan yang baik satu sama lain. Keduanya masih saling mencintai, menghargai, menyayangi, dan menghormati. Perubahan status hubungan tidak serta-merta menghapus kedekatan emosional maupun nilai-nilai yang telah mereka bangun selama bersama. Hanya saja, kasih sayang tersebut kini diwujudkan dalam bentuk hubungan yang berbeda.
Sara dan Demian juga menekankan bahwa perpisahan bukan alasan untuk saling bermusuhan. Mereka tetap memandang diri sebagai satu unit keluarga dan berusaha menjaga hubungan secara dewasa. Sikap ini menunjukkan bahwa keputusan untuk berpisah tidak harus berakhir dengan konflik. Keduanya memilih untuk mempertahankan rasa hormat, komunikasi yang baik, serta kepedulian sebagai bagian dari keluarga yang tetap saling mendukung.
Perubahan dalam hubungan personal Sara Wijayanto dan Demian Aditya turut berdampak pada kerja sama profesional yang selama ini mereka jalankan. Salah satu perubahan yang disampaikan berkaitan dengan keterlibatan Demian dalam tim penggarap konten misteri di kanal YouTube mereka. Demian disebut akan mundur dari tim tersebut, sehingga produksi dan pengelolaan konten ke depan dapat mengalami penyesuaian.
Keputusan itu menjadi bagian dari langkah keduanya untuk menjalani jalan masing-masing setelah menyepakati perubahan dalam kehidupan bersama. Meski demikian, informasi yang disampaikan tidak serta-merta menjelaskan seluruh detail mengenai format baru kanal, susunan tim, maupun arah produksi konten misteri setelah Demian tidak lagi terlibat. Karena itu, perkembangan berikutnya masih perlu menunggu keterangan resmi dari pihak terkait.
Melalui akun resmi kanal tersebut, Demian juga telah memperkenalkan sebuah entitas bisnis baru. Kehadirannya tampak berkaitan dengan langkah profesional yang akan dijalani Demian secara lebih mandiri. Namun, belum terdapat penjelasan lengkap mengenai bentuk usaha, bidang kegiatan, struktur pengelolaan, ataupun rencana lanjutan entitas tersebut. Informasi yang tersedia baru menunjukkan bahwa Demian memperkenalkannya melalui kanal resmi yang sebelumnya dikenal dengan konten misteri.
Perubahan kerja sama ini tidak berarti hubungan Sara dan Demian berakhir dalam suasana yang buruk. Keduanya menyatakan akan tetap berhubungan baik sebagai keluarga, meskipun tidak lagi bekerja dalam tim profesional yang sama. Pernyataan tersebut menunjukkan adanya upaya untuk memisahkan urusan pekerjaan dari hubungan kekeluargaan. Dengan demikian, publik masih perlu mencermati informasi resmi berikutnya tanpa menarik kesimpulan lebih jauh mengenai aktivitas bisnis maupun kolaborasi mereka pada masa mendatang.
Pernyataan pribadi Sara Wijayanto dan Demian Aditya mengenai keputusan untuk menjalani jalan masing-masing disampaikan setelah Majelis Hakim Pengadilan Agama Jakarta Selatan mengabulkan gugatan cerai yang diajukan Sara terhadap Demian secara verstek pada Kamis (8/10). Putusan tersebut dijatuhkan karena Demian, selaku pihak tergugat, tidak hadir dalam dua agenda persidangan berturut-turut, meskipun pengadilan telah melakukan pemanggilan ulang sesuai prosedur.
Humas Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Abid, menjelaskan bahwa persidangan tetap dapat dilanjutkan setelah pihak tergugat tidak hadir. “Setelah ketidakhadiran pada sidang pertama dan pemanggilan berikutnya, persidangan dilanjutkan ke tahap pembuktian, kemudian diputus secara verstek,” ujar Abid. Dalam proses tersebut, pihak Sara menyerahkan dokumen administrasi perkara sekaligus menghadirkan saksi untuk mendukung dalil-dalil gugatan yang diajukan.
Menurut Abid, alat bukti dalam perkara perceraian dapat berupa dokumen administrasi, seperti kartu tanda penduduk (KTP) dan akta nikah. Namun, dalam perkara perceraian yang diperiksa di pengadilan agama, keterangan saksi biasanya lebih diutamakan karena dapat memberikan penjelasan mengenai kondisi rumah tangga serta alasan yang melatarbelakangi gugatan. Kesaksian tersebut menjadi bagian penting dalam pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.
Sara dan Demian menikah pada 22 Mei 2014. Selama berumah tangga, keduanya dikenal sebagai pasangan konten kreator yang kerap terlibat dalam produksi bersama. Setelah menjalani kehidupan rumah tangga selama lebih dari satu dekade, Sara mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Perkara itu mulai disidangkan melalui agenda sidang perdana pada 24 September 2026, sebelum akhirnya berujung pada putusan verstek yang mengabulkan gugatan tersebut.











