Lapak Barang Bekas di Kalideres Terbakar, Pemadaman Masih Berlangsung

Lapak Barang Bekas di Kalideres Terbakar, 12 Unit Damkar Dikerahkan

Jakarta | Kebakaran melanda sebuah lapak barang bekas pada Minggu malam, 11 Oktober 2026. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Pegadungan, RT 11/RW 1, wilayah Kalideres, Jakarta Barat. Api membakar area lapak yang digunakan untuk menampung dan menyimpan berbagai barang bekas. Hingga laporan ini disusun, proses pemadaman masih berlangsung.

Petugas pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk menangani kobaran api dan mencegah penyebaran ke area di sekitarnya. Upaya pemadaman dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi lapak serta lingkungan permukiman dan bangunan lain yang berada di sekitar Jalan Pegadungan. Situasi di lokasi masih menjadi perhatian karena api belum sepenuhnya dinyatakan padam.

Bacaan Lainnya

Kebakaran di lapak barang bekas tersebut menimbulkan kepulan asap yang terlihat dari area sekitar. Warga dan pengguna jalan diimbau untuk berhati-hati ketika melintas di sekitar lokasi kejadian, terutama selama petugas masih menjalankan proses pemadaman. Akses menuju titik kebakaran dapat terdampak oleh aktivitas kendaraan pemadam dan personel yang bekerja di lapangan.

Sampai saat ini, informasi yang tersedia berfokus pada kejadian kebakaran dan penanganan yang masih dilakukan oleh petugas. Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai perkembangan akhir pemadaman maupun kondisi lapak setelah api berhasil dikendalikan. Penanganan di Jalan Pegadungan, RT 11/RW 1, Kalideres, Jakarta Barat, terus berlangsung untuk memastikan kobaran api benar-benar padam dan situasi di sekitar lokasi kembali aman.

Informasi mengenai kebakaran di lapak barang bekas, Kalideres, pertama kali diterima oleh Command Center Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) DKI Jakarta pada pukul 23.13 WIB. Laporan tersebut disampaikan oleh warga yang mengetahui adanya kejadian kebakaran di lokasi. Waktu penerimaan informasi ini menjadi titik awal penanganan resmi terhadap insiden tersebut.

Setelah laporan masuk, petugas damkar memperoleh pemberitahuan untuk merespons kejadian. Command Center berperan sebagai pusat penerimaan informasi dan koordinasi awal, sehingga laporan warga dapat diteruskan kepada unsur petugas yang menangani kebakaran di wilayah terkait. Tahap ini penting untuk memastikan kejadian segera ditindaklanjuti berdasarkan informasi yang tersedia pada saat laporan diterima.

Data awal dari Command Center mencatat bahwa proses penanganan dimulai setelah laporan masuk pada pukul 23.13 WIB. Informasi tersebut belum memuat keterangan tambahan mengenai penyebab kebakaran, luas area yang terdampak, maupun jumlah kerugian. Karena itu, fakta yang dapat dipastikan pada tahap awal adalah adanya laporan warga kepada petugas dan dimulainya respons pemadaman setelah informasi tersebut diterima.

Pencatatan waktu laporan memberikan gambaran mengenai urutan awal kejadian. Warga menjadi pihak yang menyampaikan informasi pertama, sedangkan petugas kemudian melakukan respons sesuai mekanisme penanganan kebakaran. Perkembangan berikutnya, termasuk aktivitas pemadaman di lokasi, bergantung pada laporan petugas di lapangan dan pembaruan yang diterima pusat kendali.

Dengan demikian, pukul 23.13 WIB merupakan waktu penting dalam kronologi awal kebakaran lapak barang bekas di Kalideres. Pada waktu tersebut, Command Center Damkar DKI Jakarta menerima informasi dari warga dan menjadikannya dasar untuk memulai koordinasi penanganan. Rangkaian kejadian setelahnya masih berlangsung ketika proses pemadaman dilakukan oleh petugas.

Penanganan kebakaran di lapak barang bekas di Kalideres dilakukan secara langsung setelah laporan diterima oleh Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta. Untuk mengendalikan kobaran api, dinas tersebut mengerahkan 12 unit mobil pemadam dengan dukungan 60 personel. Pengerahan ini menjadi bagian dari respons awal terhadap kebakaran yang terjadi pada malam hari.

Petugas tiba di lokasi pada pukul 23.18 WIB. Setibanya di area kejadian, tim segera melakukan peninjauan untuk menilai kondisi lapak, arah penyebaran api, serta akses yang dapat digunakan dalam proses pemadaman. Langkah tersebut diperlukan agar operasi berlangsung terarah, terutama karena barang-barang bekas di dalam lapak berpotensi menjadi bahan yang mudah terbakar dan dapat mempercepat perluasan api.

Satu menit setelah tiba, tepatnya pada pukul 23.19 WIB, petugas mulai menjalankan operasi pemadaman. Seluruh unsur yang dikerahkan diarahkan untuk menekan kobaran dari sisi yang memungkinkan, sekaligus mencegah api menjalar ke bagian lain di sekitar lokasi. Petugas juga bekerja dengan mempertimbangkan keselamatan personel serta kondisi lingkungan di sekitar lapak.

Operasi pemadaman masih berlangsung ketika laporan mengenai kejadian tersebut disampaikan. Tim Gulkarmat terus berupaya mengendalikan api dan memastikan titik-titik yang terbakar dapat ditangani secara menyeluruh. Setelah kobaran utama mereda, petugas perlu melakukan pendinginan dan pemeriksaan ulang untuk mengantisipasi munculnya kembali api dari tumpukan barang bekas yang masih menyimpan panas. Perkembangan penanganan di lokasi menjadi perhatian hingga seluruh proses dinyatakan selesai.

Proses pemadaman kebakaran di lapak barang bekas di Kalideres masih berlangsung ketika laporan ini disusun. Petugas masih melakukan upaya pemadaman untuk menangani kobaran api yang terjadi di lokasi. Dengan demikian, situasi terakhir yang tersedia menunjukkan bahwa penanganan kebakaran belum dinyatakan selesai pada saat informasi tersebut dihimpun.

Kondisi itu menjadi perkembangan terbaru dalam peristiwa kebakaran yang melanda lapak barang bekas tersebut. Laporan mengenai kejadian ini masih mencatat adanya proses pemadaman yang berjalan, sehingga informasi yang dapat dipastikan pada tahap ini terbatas pada kegiatan penanganan api di lokasi. Perkembangan selanjutnya masih menunggu informasi terbaru setelah proses pemadaman selesai.

Selain pemadaman yang masih berlangsung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Keterangan ini menjadi informasi penting terkait dampak kejadian hingga laporan disusun. Sementara itu, penanganan di lokasi tetap berjalan, dan kondisi terakhir yang tersedia masih menunjukkan bahwa petugas berupaya memadamkan kebakaran di lapak barang bekas di Kalideres.

Baca juga: Tindakan Pemadaman Karhutla di Gunung Bromo

Pos terkait