Jakarta | Kacamata pintar Ray-Ban Meta dan Oakley Meta dipastikan akan masuk pasar Indonesia dan mulai dijual pada 11 November 2026. Produk ini akan tersedia dengan harga mulai Rp8 juta, sehingga konsumen dapat mulai mempertimbangkan perangkat yang memadukan fungsi kacamata dengan teknologi kecerdasan buatan Meta. Kehadirannya membawa kategori perangkat berbasis AI yang dikenakan langsung ke wajah ke pasar lokal. Namun, informasi yang tersedia saat ini hanya menyebutkan harga awal tersebut; daftar harga lengkap untuk masing-masing model belum dicantumkan. Karena itu, belum ada dasar untuk membandingkan harga varian Ray-Ban Meta dan Oakley Meta secara terperinci. Kabar ini menandai rencana peluncuran resmi kedua lini kacamata AI tersebut di Indonesia.
Secara umum, perangkat ini menggabungkan bentuk kacamata dengan kecerdasan buatan Meta. Dengan perpaduan tersebut, kacamata tidak hanya berfungsi sebagai aksesori, tetapi juga menjadi perangkat teknologi yang dirancang untuk menyatu dengan keseharian pemakainya. Ray-Ban Meta dan Oakley Meta hadir sebagai dua lini dalam kategori yang sama, sementara informasi mengenai detail harga setiap varian belum tersedia dalam bahan pengumuman. Oleh sebab itu, harga mulai Rp8 juta perlu dipahami sebagai titik awal, bukan sebagai harga pasti untuk seluruh model. Konsumen yang ingin mengetahui pilihan dan harga masing-masing kacamata dapat menunggu informasi lanjutan menjelang atau saat penjualan dimulai pada tanggal yang telah dijadwalkan.
Dailami Aziz, President Director EssilorLuxottica Indonesia, menyampaikan bahwa peluncuran ini ditujukan untuk memperluas kategori kacamata AI di Indonesia sekaligus memperkaya aktivitas harian pengguna. Pernyataan tersebut menempatkan kehadiran produk bukan sekadar sebagai penambahan pilihan kacamata, melainkan sebagai upaya memperkenalkan bentuk pemanfaatan AI yang terintegrasi dengan benda yang digunakan sehari-hari. Perluasan kategori juga menunjukkan bahwa pasar Indonesia menjadi bagian dari rencana menghadirkan kacamata pintar Meta kepada konsumen setempat. Meski tanggal penjualan dan harga awal telah disebutkan, rincian varian serta daftar harga lengkap belum tersedia. Informasi yang sudah dipastikan adalah Ray-Ban Meta dan Oakley Meta mulai dijual pada 11 November 2026, dengan harga mulai Rp8 juta.
Ray-Ban Meta menawarkan beberapa pilihan desain untuk menyesuaikan gaya dan kebutuhan pemakainya. Ray-Ban Meta Gen 3 hadir dalam tiga bentuk bingkai, yakni Wayfarer, Aviator, dan Zena. Wayfarer mempertahankan siluet klasik yang mudah dikenali, sementara Aviator membawa tampilan dengan garis bingkai yang lebih khas. Zena melengkapi pilihan dengan bentuk berbeda bagi pengguna yang menginginkan alternatif gaya. Selain model tersebut, lini Ray-Ban Meta Optics ditujukan untuk pengguna yang membutuhkan kacamata dengan lensa resep, tanpa meninggalkan fungsi pintar yang menjadi ciri produk ini.
Di seluruh lini, integrasi Meta AI memungkinkan pengguna berinteraksi dengan asisten melalui kacamata, sesuai fitur yang tersedia pada perangkat. Kamera yang terpasang mendukung pengambilan foto dan video secara hands-free, sehingga momen dapat direkam tanpa perlu memegang ponsel atau kamera terpisah. Untuk mendengarkan audio, desain open-ear menyalurkan suara melalui speaker di bingkai dan membiarkan telinga tetap terbuka. Kombinasi kamera, kecerdasan buatan, dan audio ini menjadikan kacamata sebagai perangkat yang dapat digunakan untuk aktivitas sehari-hari, sekaligus tetap berfungsi sebagai aksesori optik atau fesyen.
Pilihan lensa mencakup lensa bening untuk pemakaian dalam ruangan maupun kondisi cahaya yang lebih redup, serta lensa sunglasses untuk perlindungan dan kenyamanan di luar ruangan. Opsi yang disebutkan termasuk Transitions, yang menyesuaikan tingkat kegelapan terhadap paparan cahaya, lensa polarized untuk membantu mengurangi silau, dan filter blue light. Pengguna juga dapat menyesuaikan lensa berdasarkan kebutuhan resep, sehingga tidak harus memilih koreksi penglihatan dan fitur pintar. Bagi pemakai kacamata resep, tersedia pula Blayzer Optics Gen 2 dan Scriber Optics Gen 2, dua model yang dirancang khusus untuk penggunaan lensa resep. Dengan variasi bingkai dan lensa tersebut, calon pembeli dapat mempertimbangkan bentuk, fungsi, dan kebutuhan penglihatan sebelum memilih model.
Oakley Meta menghadirkan dua varian yang dirancang untuk kebutuhan berbeda saat berolahraga: HSTN dan Vanguard. Keduanya memadukan teknologi Meta dengan karakter desain Oakley, sehingga kacamata tidak hanya berfungsi sebagai aksesori, tetapi juga mendukung aktivitas di luar ruang. Kamera, audio, dan akses ke informasi performa secara real-time menjadi bagian dari pengalaman yang ditawarkan. Perbedaan bentuk dan rancangan tiap model memberi pengguna pilihan sesuai jenis kegiatan serta preferensi pemakaian.
Oakley Meta HSTN mengusung kamera 3K Ultra HD untuk merekam momen ketika pengguna sedang bergerak. Kamera ini memungkinkan pengambilan foto dan video tanpa perlu memegang ponsel atau perangkat perekam, sehingga tangan tetap bebas untuk bersepeda, berjalan, maupun melakukan kegiatan lain. Kontrol suara dan fitur kamera membantu merekam dari sudut pandang pemakai, meski pengguna tetap perlu memperhatikan situasi sekitar dan aturan privasi saat mengambil gambar.
Untuk mendengarkan audio, HSTN menggunakan pengeras suara open-ear yang menyalurkan suara tanpa menutup telinga sepenuhnya. Desain ini dapat membantu pengguna tetap menyadari suara lingkungan, sesuatu yang penting saat berolahraga di area publik atau dekat lalu lintas. Ketahanan air dengan sertifikasi IPX4 juga membuatnya lebih sesuai untuk menghadapi percikan air dan keringat. Namun, sertifikasi tersebut bukan berarti kacamata dapat digunakan untuk berenang atau direndam.
Vanguard melengkapi lini olahraga Oakley Meta dengan desain yang diarahkan pada penggunaan aktif. Bersama fitur kamera dan audio, pengalaman terhubung dapat memberikan akses ke informasi performa secara real-time, bergantung pada fitur dan layanan yang kompatibel. Informasi tersebut dapat membantu pengguna memantau kegiatan tanpa harus terus-menerus melihat ponsel, tetapi bukan pengganti perangkat medis atau penilaian profesional.
Sejumlah pilihan Oakley Meta tersedia dengan lensa Oakley Prizm. Teknologi lensa ini dirancang untuk meningkatkan kontras warna dan membantu memperjelas detail visual dalam beragam kondisi pencahayaan. Karena kebutuhan penglihatan dapat berbeda menurut olahraga dan lingkungan, pilihan lensa sebaiknya disesuaikan dengan aktivitas. Dengan kombinasi desain, kamera, audio, dan opsi lensa, HSTN maupun Vanguard menawarkan pendekatan praktis untuk merekam serta mengikuti aktivitas olahraga.
Oakley Meta Vanguard dirancang untuk pengguna yang aktif bergerak, termasuk pelari dan pesepeda. Fokus tersebut tercermin pada perangkat yang menggabungkan fungsi kacamata dengan fitur audio dan kamera. Untuk menangkap aktivitas, Vanguard dilengkapi kamera ultra-wide beresolusi 12 MP dengan sudut pandang 122 derajat. Cakupan yang lebar memungkinkan kamera merekam pemandangan di sekitar pengguna, sehingga kegiatan olahraga dapat didokumentasikan tanpa harus selalu mengarahkan perangkat secara khusus. Kamera ini menjadi salah satu spesifikasi utama yang disebutkan untuk model Vanguard.
Untuk mendengarkan audio, Vanguard menggunakan pengeras suara open-ear. Desain audio terbuka ini memungkinkan suara diputar tanpa menutup telinga, hal yang relevan ketika pengguna berlari atau bersepeda di luar ruangan dan tetap perlu menyadari lingkungan sekitar. Model ini juga dibekali teknologi peredam bising angin. Fitur tersebut ditujukan untuk mengatasi gangguan suara angin yang dapat muncul saat bergerak, terutama ketika berolahraga di area terbuka. Spesifikasi yang tersedia menempatkan kamera, audio, dan pengurangan gangguan angin sebagai bagian penting dari pengalaman Vanguard.
Oakley Meta HSTN juga termasuk dalam lini kacamata pintar Oakley Meta yang dibahas, tetapi informasi yang tersedia tidak merinci spesifikasi HSTN untuk dibandingkan langsung dengan Vanguard. 207 kunjungan










