Tuban – Organisasi Gerakan Masyarakat Peduli Keadilan (GERMAS PEKAD) menegaskan komitmennya untuk terus berada di garda terdepan dalam memperjuangkan keadilan dan perlindungan hukum bagi masyarakat. Komitmen tersebut ditegaskan melalui visi dan misi organisasi yang berlandaskan nilai keadilan sosial, kesadaran hukum, dan keberpihakan kepada rakyat kecil.
Di bawah kepemimpinan Ketua Umum GERMAS PEKAD, Warsono, SH, organisasi ini memposisikan diri sebagai gerakan moral dan sosial yang tidak hanya mengkritik ketidakadilan, tetapi juga hadir memberikan solusi nyata di tengah masyarakat.
“Hukum tidak boleh menjadi alat penindasan. Hukum harus hadir sebagai pelindung dan penopang keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat, tanpa kecuali,” tegas Warsono, SH.
Visi Besar: Masyarakat Sadar Hukum dan Berkeadilan
GERMAS PEKAD mengusung visi terwujudnya masyarakat Indonesia yang sadar hukum, berkeadilan, berintegritas, serta terlindungi hak-hak konstitusionalnya. Visi ini menjadi fondasi perjuangan organisasi dalam mengawal penegakan hukum yang bersih, transparan, dan berpihak pada keadilan sosial.
Misi Nyata untuk Rakyat
Untuk mewujudkan visi tersebut, GERMAS PEKAD menetapkan sejumlah misi strategis, di antaranya meningkatkan kesadaran hukum masyarakat, mengawal penegakan hukum yang adil dan berintegritas, serta mendorong partisipasi publik dalam mengawasi kebijakan dan praktik hukum di Indonesia.
Tak hanya itu, GERMAS PEKAD juga berkomitmen membangun organisasi yang profesional, independen, dan akuntabel, sekaligus menjalin kemitraan dengan berbagai pihak demi terciptanya tata kelola hukum yang berkeadilan.
LBH GERMAS PEKAD: Benteng Terakhir Masyarakat Lemah
Sebagai wujud konkret perjuangan tersebut, GERMAS PEKAD mendirikan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) GERMAS PEKAD. LBH ini hadir untuk memberikan pendampingan dan pembelaan hukum kepada masyarakat, khususnya mereka yang selama ini kerap terpinggirkan dan sulit mengakses keadilan.
LBH GERMAS PEKAD kami dirikan sebagai benteng terakhir masyarakat kecil. Ketika keadilan terasa jauh, kami ingin menjadi jembatan agar hukum bisa dirasakan kehadirannya,” ujar Warsono.
Dengan keberadaan LBH GERMAS PEKAD, organisasi ini tidak hanya bersuara, tetapi juga bertindak nyata dalam membela hak-hak masyarakat melalui jalur hukum yang profesional dan bermartabat.
Menjadi Gerakan Moral Bangsa
GERMAS PEKAD menegaskan diri bukan sekadar organisasi, melainkan gerakan moral yang lahir dari kepedulian terhadap realitas ketidakadilan. Melalui visi dan misi yang jelas, GERMAS PEKAD berharap dapat menjadi mitra kritis sekaligus konstruktif bagi pemerintah, aparat penegak hukum, dan seluruh elemen bangsa.
Keadilan bukan untuk diperjualbelikan. Keadilan adalah hak setiap warga negara, dan GERMAS PEKAD akan terus memperjuangkannya,” pungkas Warsono, SH.





