Dari Gorpcore hingga Siaran Langsung, Lanskap Fashion TikTok 2026 Kian Berwarna

Dari Gorpcore hingga Siaran Langsung, Lanskap Fashion TikTok 2026 Kian Berwarna

JAKARTA, DKI JAKARTA — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 5 Oktober 2026, Perkembangan fashion di TikTok sepanjang 2026 memperlihatkan pilihan gaya yang semakin beragam. Pengguna tidak hanya menemukan referensi busana untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi juga memperoleh inspirasi dari komunitas dengan selera dan pendekatan berpakaian yang berbeda. Salah satu gaya yang mengisi percakapan tersebut adalah gorpcore, yaitu perpaduan perlengkapan outdoor dan elemen streetwear. Jaket teknis, celana fungsional, sepatu hiking, serta aksesori yang praktis dapat dipadukan dengan item kasual untuk membentuk tampilan yang tetap nyaman sekaligus ekspresif. Kemunculan referensi seperti ini membuat eksplorasi gaya di TikTok berlangsung lebih dinamis.

Selain ragam estetika, format konten turut memengaruhi cara pengguna mencari inspirasi busana. Get ready with me (GRWM), misalnya, menampilkan proses seseorang memilih dan mengenakan pakaian sebelum menjalani aktivitas tertentu. Format tersebut memberi gambaran mengenai pertimbangan padu padan, aksesori, hingga penyesuaian gaya dengan suasana acara. Sementara itu, outfit of the day (OOTD) menyoroti penampilan yang digunakan pada hari tertentu, sehingga pengguna dapat melihat penerapan sebuah tren dalam konteks yang lebih dekat dengan keseharian. Konten semacam ini juga memungkinkan kreator menyampaikan detail produk dan alasan di balik pilihan busananya.

Bacaan Lainnya

Format 3 ways to style melengkapi pilihan inspirasi dengan menunjukkan beberapa cara mengenakan satu item atau menyusun tampilan dari pakaian yang tersedia. Pendekatan ini membantu pengguna memahami kemungkinan kombinasi tanpa harus mengikuti satu formula berpakaian secara kaku. Beragam konten tersebut hadir bersamaan dengan meningkatnya aktivitas transaksi kategori fesyen di TikTok Shop by Tokopedia. Ketika inspirasi visual, penjelasan produk, dan contoh pemakaian tersedia dalam satu ekosistem, pengguna dapat menemukan referensi sekaligus menelusuri item yang mendukung gaya pilihannya. Perkembangan ini menjadi bagian dari lanskap fashion TikTok 2026 yang diwarnai oleh gorpcore, GRWM, OOTD, dan eksplorasi padu padan lainnya.

Ekosistem TikTok Shop menunjukkan pertumbuhan kuat pada kategori fesyen sepanjang 2026. Nilai transaksi fesyen meningkat 70 persen pada semester I 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan ini mencerminkan semakin besarnya minat konsumen terhadap pengalaman belanja yang menggabungkan inspirasi, interaksi, dan kemudahan transaksi dalam satu platform digital.

Di berbagai subsektor, pakaian pria, pakaian wanita, dan aksesori mencatat pertumbuhan nilai transaksi tertinggi sepanjang 2026. Performa tersebut menunjukkan bahwa konsumen tidak hanya memanfaatkan TikTok untuk mengikuti tren, tetapi juga menjadikannya sebagai tempat untuk menemukan produk yang sesuai dengan gaya personal. Konten yang menampilkan padu padan, rekomendasi ukuran, serta ulasan penggunaan turut membantu calon pembeli memahami produk sebelum mengambil keputusan.

Perkembangan ini berkaitan erat dengan model perdagangan berbasis discovery commerce. Melalui pendekatan tersebut, produk dapat ditemukan secara alami ketika pengguna menikmati video pendek atau mengikuti sesi siaran langsung. Video pendek memungkinkan penjual dan kreator menyampaikan karakter produk secara ringkas dan visual, sedangkan sesi live menyediakan ruang interaksi langsung melalui demonstrasi, tanya jawab, dan penawaran dalam waktu terbatas.

Stephanie Susilo, President Director Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia, menyampaikan bahwa produk dari para penjual kini semakin mudah ditemukan masyarakat melalui video pendek dan sesi live. Pernyataan ini menegaskan pentingnya format konten dalam memperluas jangkauan bisnis fesyen, terutama bagi pelaku usaha yang ingin menjangkau konsumen di luar basis pelanggan mereka.

Peran kreator juga semakin signifikan dalam mendorong transaksi. Jumlah kreator fesyen bertambah 74 persen pada semester I 2026 dibandingkan semester I 2025. Pada periode yang sama, nilai transaksi yang dihasilkan kreator meningkat 95 persen. Data tersebut memperlihatkan bahwa kolaborasi penjual, kreator, dan komunitas dapat memperkuat penemuan produk sekaligus menciptakan jalur pertumbuhan baru bagi industri fesyen di TikTok Shop.

Brand lokal semakin memanfaatkan TikTok sebagai ruang untuk memperkenalkan produk fashion yang mengikuti perubahan tren, sekaligus membangun kedekatan dengan konsumen muda. Konten buatan sendiri, video pendek, siaran langsung, dan kolaborasi dengan kreator afiliasi menjadi bagian dari strategi pemasaran yang dapat memperluas jangkauan tanpa mengandalkan promosi konvensional.

Salah satu contohnya adalah Antarestar, brand fesyen outdoor untuk anak muda yang dibangun sejak 2019. Founder Antarestar, Faiz Daffa, menjelaskan bahwa perusahaan tersebut kini memiliki lebih dari 100 karyawan dan bermitra dengan 60 konveksi di berbagai daerah. Di TikTok, Antarestar memasarkan produknya melalui konten yang dibuat secara internal serta kolaborasi dengan affiliate creator. Pendekatan ini membantu brand menampilkan fungsi, gaya, dan cara pemakaian produk secara lebih relevan bagi target pasarnya.

Antarestar juga mengembangkan strategi melalui sesi live selama 24 jam. Brand tersebut turut berpartisipasi dalam kampanye tanggal gajian dan tanggal kembar untuk meningkatkan visibilitas serta mendorong pembelian pada momentum dengan trafik tinggi. Strategi tersebut menghasilkan nilai transaksi lebih dari 300 persen dibandingkan hari biasa, menunjukkan bahwa kombinasi konten rutin dan promosi berbasis momen dapat memperkuat performa penjualan.

Brand lokal lain yang memanfaatkan format serupa adalah Kukai, yang memasarkan koleksi fashion wanita melalui video pendek dan sesi live. Sharon mendirikan Kukai saat masih kuliah pada 2022. Kini, brand tersebut memiliki 57 karyawan, sementara hampir 50 persen nilai transaksinya di TikTok Shop pada 2026 berasal dari sesi live. Koleksi terbaru Kukai bahkan terjual habis dalam 30 menit pertama siaran langsung. Selama Ramadan 2026, omzetnya meningkat tiga kali lipat dibandingkan periode biasa.

Menurut Sharon, video pendek membantu membangun perhatian dan memperkenalkan karakter koleksi, sedangkan sesi live menciptakan interaksi langsung yang mendorong antusiasme konsumen saat peluncuran produk. Kedua format tersebut memungkinkan Kukai menjelaskan detail koleksi, menjawab pertanyaan, serta membangun rasa urgensi secara bersamaan.

Perkembangan transaksi fesyen pada 2026 tidak hanya terkonsentrasi di kota-kota besar. Sejumlah wilayah di Indonesia menunjukkan peningkatan nilai transaksi produk fesyen yang menonjol, terutama Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Papua Barat, Sulawesi Barat, dan Gorontalo. Pertumbuhan ini mencerminkan semakin luasnya akses konsumen terhadap perdagangan digital, sekaligus meningkatnya minat masyarakat daerah terhadap produk lokal dan tren busana yang berkembang di platform online. Bagi pelaku usaha, kondisi tersebut membuka peluang untuk memperluas jangkauan pasar tanpa bergantung sepenuhnya pada pusat mode konvensional.

Ekosistem tersebut turut diperkuat melalui penyelenggaraan Fashion Playground di Jakarta pada 18–20 September 2026. Acara ini mempertemukan brand, kreator, dan konsumen dalam satu ruang interaktif, dengan partisipasi 21 brand lokal, termasuk Antarestar dan Kukai. Rangkaian kegiatannya mencakup fashion show yang disiarkan secara live di TikTok, penampilan koleksi terbaru dengan dukungan produksi profesional, serta program creator matchmaking untuk mendorong kolaborasi pemilik merek dan kreator konten.

Pengunjung juga dapat mendatangi area bazar untuk melihat, menyentuh, dan mencoba produk secara langsung sebelum melanjutkan pembelian melalui TikTok Shop. Format ini menggabungkan pengalaman berbelanja luring dengan kemudahan transaksi digital. Hingga 3.000 pengunjung tercatat hadir, sementara sesi live ditonton lebih dari 500 ribu kali. Program creator matchmaking juga melibatkan 140 kreator, memperlihatkan tingginya minat terhadap strategi promosi yang memadukan konten, komunitas, dan perdagangan elektronik.

Ke-21 brand peserta Fashion Playground adalah rowey.id, grosirklamby, zalmore, antarestar, kukai, beige studio, bigimo, aac, carvil, kalisha, credifox official store, rifany hijab, giyomi, klotifai, xora hijab, hijabchic, cartiera, vivi nici, sanvanina, hulm, dan bwbyaz.

Pos terkait